Tampilkan postingan dengan label Erectile Dysfunction (ED). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Erectile Dysfunction (ED). Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2016

60 Gejala Kanker Kulit & Ciri Ciri Lengkap

60 Gejala Kanker Kulit & Ciri Ciri Lengkap

Advertisement

Kanker kulit terjadi ketika DNA, molekul yang ditemukan dalam sel-sel kulit yang mengkode informasi genetikmenjadi rusak dan tubuh tidak dapat memperbaiki kerusakanSel-sel yang rusak mulai tumbuh dan membelah tak terkendali.
Ketika kanker kulit ini berkembang, sel-sel yang telah rusak mulai membentuk tumorSejak umumnya kanker kulit berkembang diepidermis, lapisan terluar kulit, dan sangat jelas terlihatHal ini membuat sebagian besar kanker kulit terdeteksi pada tahap awal ((skincarephysicians.com,What skin care ?, Diakses 06 Novemember 2014)).
Gejala kanker bisa terjadi dimana-mana pada bagian kulit yang terlalu sering terkena sinar matahri.  Berikut gejala kanker kulit yang harus anda ketahui :

Perubahan Pada Mata

Jenis kanker melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit dari ketiga jenis kanker lainnya yang paling ganas dan agresif.  Jenis kanker ini sering timbul di bagian mata, dengan gejala :
  1. Mata terlihat menonjol.
  2. Perubahan warna pada iris mata berbentuk bintik hitam.
  3. Perubahan penglihatan atau pandangan terlihat kabur pada satu mata.
  4. Mata berwarna merah, bengkak, menyakitkan.
  5. Cacat kecil yang terlihat pada bagian iris mata atau konjungtiva
  6. Pergeseran mata pada rongga mata.
  7. Lebih jelas melihat latar belakang yang polos, seperti dinding yang tidak terdapat coretan.
  8. Kehilangan penglihatan perifer pada salah satu mata.
  9. Nyeri di sekitar mata.
  10. Jika melihat lampu, mata sering berkedip.
  11. Mata berair.((healthline.com,What is Malignant Melanoma of the Eye? di akses 06 November 2014)) ((medicalnewstoday.com,What is eye melanoma (ocular melanoma)? What causes eye melanoma? di akses 06 November 2014)).

Kelainan Pada Kuku

Gejala Kanker Kulit : Perubahan Pada KukuKanker jenis melanoma biasanya terjadi dan timbul pada bagian kuku ibu jari dan kuku kaki.  Memiliki gejala :
  1. Ukuran yang bertambah luas, terutama pada bagian kutikula.
  2. Warna kuku menjadi tidak beraturan dengan warna cokelat muda sampai coklat tua.
  3. Meluas sampai lipatan kuku yang sangat berdekatan.
  4. Bisa berkembang menjadi benjolan, memborok, sampai berdarah.
  5. Dapat menyebabkan penipisan kuku, keretakan, atau distorsi dari plat kuku ((dermnetnz.org,Melanoma of nail unit di akses 06 November 2014)).
  6. Kuku berwarna biru.
  7. Kuku terlihat pucat.
  8. Warna putih di bawah kuku.
  9. Terdapat garis gelap dan pelebaran pada kuku.
  10. Terdapat gari-garis merah pada kuku.
  11. perubahan pada warnatekstur, dan bentuk kuku.
  12. Seluruh ujung jari terlihat membesar.
  13. Kuku sering lembab((nytimes.com,Nail Abnormalities di akses 06 November 2014)).

Telinga Menjadi Tidak Normal

Gejala Kanker Kulit  : bagian telingaTelinga juga bisa terkena kanker kulit dengan jenis kanker sel skuamosa.  Kanker kulit bagian telinga ini biasanya timbul di luar, dan jarang sekali timbul di dalam.  Gejala telinga dapat berkembang dari waktu-ke waktu, jika di biarkan saja akan menyebabkan infeksi, sehingga timbul menjadi kanker klit.  Gejalanya :
  1. Sakit dan nyeri di dalam telinga, yang tidak sembuh-sembuh selama 1 bulan.
  2. Munculnya benjolan merah seperti mutiara di pinggiran telinga.
  3. Berwarna merah muda.
  4. Permukaan bersisik dan keras.
  5. Mudah berdarah atau memborok.
  6. Jika tumbuh di dalam akan menyebabkan gangguan pendengeran, pusing, dan  kelumpuhan wajah.  Jenis kanker kulit yang biasa timbul pada bagian dalam adalah jenis kanker sel skuamosa((cedars-sinai.edu,Ear and Temporal Bone Cancer di akses 06 November 2014)).
  7. Rasa panas pada telinga.
  8. Telinga terasa penuh.
  9. Berbau busuk pada saluran saluran pembuangan.
  10. Gangguan pada pendengaran((healthgrades.com ,What are the signs of ear problems?, diakses 07 November 2014)).

Masalah Pada Kaki

kakiKanker kulit bagian kaki belih sering terkena dan berhubungaan dengan sebagian banyak virus, bahan kimia, peradangan kronis atau iritasi.  Luka pda bagian kulit kaki sering sekali di abaikan dan dibiarkan begitu saja sehingga bisa menyebabkan infeksi dan berujung timbulnya kanker kulit.  Gejala((apma.org ,Skin Cancers of the Feet, di akses 07 November 2014)). :
  1. Tiba-tiba timbul benjolan bersisik seperti mutiara berwarna putih.
  2. Jika berwarna coklat kehitaman keadaan semakin parah.
  3. Tumbuh pada bagian telapak kaki dan permukaan kulit kaki yang terekspos sinar matahari, atau pada bagian bawah kuku kaki.
  4. Pendarahan.
  5. Tidak menimbulkan rasa sakit atau gatal pada fase pertama tapi lama kelamaan akan terasa nyeri, dan gatal.
  6. Tidak menyebar, tapi jika parah bisa menyebar di seluruh tubuh.
  7. Pada jenis kanker kulit melanoma, kanker kulit dapat tumbuh dan meluas lebih dalam ke bagian kulit.
  8. Menyebar ke seluruh pembuluh limfe dan pembuluh darah.
  9. Perubahan warna.
  10. Tumbuh membesar dari waktu-ke waktu dengan bagian pinggirnya tidak teratur.

Perubahan Pada Bibir

Kanker mulut  bisa juga di sebabkan oleh kanker kulit.  Yang  biasanya tumbuh pada bagian bibir atau lidah.  Jenis kanker ini merupakan jenis mulutkanker kulit  Karsinoma sel skuamosa yang biasa terjadi pada orang dewasa.  Gejala((aad.org ,Squamous cell carcinoma: Signs and symptoms , di akses 07 November 2014)) :
  1. Bibir yang selalu kering.
  2. Gatal dan terasa panas di sepetak kulit areal bibir.
  3. Terdapat benjolan dengan bentuk kecil, berwarna merah muda, kasar, dan bersisik.
  4. Iritasi.
  5. Sakit jika di gosok.
  6. Bibir bengkak dan menebal.
  7. Terdapat bintik-bintik kasar.
  8. Mati rasa.
  9. Berdarah.
  10. bau mulut.
  11. Gigi terasa longgar.
  12. Sulit mengunyah dan menelan.
  13. Sakit pada tenggorokan((bupa.co.uk ,mouth cancer, di akses 07 November 2014)).

Masalah Pada Vagina

Kanker kulit biasanya berkembang di bagian tubuh yang terkena paparan sinar matahari.  Pada jenis kanker melanoma, jenis kanker ini bisa berkembang di daerah yang tertutup, contohnya saja pada vagina. Gejala :
  1. Gatal.
  2. Pendarahan.
  3. Sakit.
Belum di ketahui bagaimana kanker kulit bisa tumbuh pada bagian kulit yang tidak terkena sinar matahari((cancerresearchuk.org,Vaginal melanoma, di akses 07 November 2014)).
Gejala umum yang di akibatkan oleh kanker kulit adalah perubahan pada kulit.  Gejala kanker kulit ini cepat sekali terjadi pada manusia yang memiliki daya tahan imun yang sangat rendah.  Selain itu, sering terkena sinar matahari pada siang hari merupakan faktor utama timbulnya gejala kanker kulit.  Contohnya saja pada bagian wajah, bibir, telinga, leher, lengan, tangan, kaki, kuku, dan dada.
Benjolan yang tiba-tiba muncul, terasa sakit, berdarah, dan perubahan yang mencurigakan merupakan gejala yang sering muncul pada kanker kulit.  Dan harus segera di periksa ke dokter spesialis ulit.  Selain gejala, ciri-ciri kanker kulit juga harus di ketahui sedini mungkin agar segera dapat di tangani dan tidak berbahaya di kemudian hari.

Minggu, 08 November 2015

Disfungsi Seksual Pria

Disfungsi Seksual Pria

DEFINISI
Pada laki-laki, disfungsi seksual mengacu kepada kesulitan terlibat dalam hubungan seks. Disfungsi seksual meliputi berbagai gangguan yang mempengaruhi gairah seks (libido), kemampuan untuk mencapai atau menjaga ereksi (disfungsi ereksi, atau impoten), ejakulasi, dan kemampuan untuk mencapi orgasme.





Disfungsi ereksi bisa diakibatkan dari baik faktor fisik atau psikologi. Banyak masalah seks diakibatkan dari kombinasi faktor fisik dan psikologi. Masalah fisik bisa menyebabkan masalah psikologi (seperti gelisah, takut, atau stress), yang bisa menjadi masalah fisik yang menjengkelkan. Para pria kadangkala menekan dirinya sendiri atau merasa tertekan oleh pasangannya untuk melakukan seks dengan baik dan menjadi terganggu ketika tidak dapat melakukannya (menunjukkan kecemasan). Menunjukkan kecemasan bisa jadi menyusahkan dan tambah memperburuk kemampuan laki-laki untuk menikmati hubungan seks.

Disfungsi ereksi adalah disfungsi seksual paling sering terjadi pada pria. Penurunan libido juga mempengaruhi beberapa pria. Masalah dengan ejakulasi termasuk ejakulasi yang tidak terkendali sebelum atau segera setelah penetrasi vagina (ejakulasi premature), ejakulasi di dalam kandung kemih (ejakulasi retrograde), dan ketidakmampuan untuk ejakulasi (anejaculation).

Fungsi Seksual Normal

Fungsi seksual normal adalah interaksi kompleks meliputi baik pikiran (pikiran, ingatan, dan emosi) dan tubuh. Saraf, sirkulasi, dan sistem kelenjar endokrin (hormonal) seluruhnya berinteraksi dengan pikiran untuk menghasilkan reaksi seks. Kelembutan dan keseimbangan saling mempengaruhi di antara seluruh bagian sistem saraf yang mengendalikan reaksi seks pada pria.

Hasrat (juga disebut gairah seks atau libido) adalah keinginan untuk terlibat di dalam aktifitas seks. Hal itu kemungkinan dipicu oleh pikiran, perkataan, penglihatan, penciuman, atau sentuhan. Hasrat menyebabkan siklus tahap awal pada reaksi seks, terangsang.

Terangsang adalah hasrat seks yang timbul. Selama terangsang, otak mengirimkan sinyal saraf melalui tulang belakang menuju penis. Arteri mensuplai darah menuju jaringan ereksi (corpora cavernosa dan corpus spongiosum) bereaksi dengan pelebaran (dilating). Arteri yang membesar secara dramatis meningkatkan aliran darah menuju daerah ini, dimana menjadi penuh dengan darah dan meluas. Otot lebih ketat di sekitar vena yang secara normal menahan darah dari penis, memperlambat aliran darah dan meningkatkan tekanan darah pada penis. Tekanan darah yang meningkat menyebabkan penis bertambah dalam panjang dan diameternya, menghasilkan ereksi. Juga, tegangan otot meningkat di seluruh tubuh.

Pada tahap plateau, rangsangan dan otot bertahan atau lebih intensif. Orgasme adalah puncak atau klimaks pada rangsangan seks. Ketika orgasme, otot menegang di seluruh tubuh lebih meningkat. Pria tersebut mengalami kontraksi pada otot panggul diikuti pelepasan otot yang tegang. Semen biasanya, tetapi tidak selalu, diejakulasi dari penis. Ejakulasi terjadi ketika saraf merangsang kontraksi otot di dalam organ reproduksi pria seperti seminal vesicle, prostat, dan pembuluh pada epididimid dan vas deferens. Kontraksi ini mendorong semen ke dalam urethra. Kontraksi pada otot di sekitar urethra lebih lanjut menggerakkan semen melalui dan keluar dari penis. Leher kantung juga menegang untuk menjaga semen mengalir kembali menuju kantung.

Meskipun ejakulasi dan orgasme seringkali terjadi hampir serempak, peristiwanya beda. Ejakulasi bisa terjadi tanpa orgasme. Juga, orgasme bisa terjadi tanpa ejakulasi, khususnya sebelum pubertas, atau dengan menggunakan obat-obatan tertentu (seperti beberapa antidepresan) atau setelah operasi (seperti pengangkatan kelenjar prostat). Kebanyakan pria mendapatkan orgasme sebagai kenikmatan yang tinggi.

Pada resolusi, seorang pria kembali dalam keadaan tidak bangun. Sekali ejakulasi terjadi atau orgasme terjadi, arteri penile mengkerut dan pembuluh relaks, mengurangi aliran darah, meningkatkan aliran darah keluar dan menyebabkan penis menjadi lemas (detumescence). Setelah orgasme, ereksi tidak bisa diperoleh untuk suatu jangka waktu (periode refractory), sering selama 20 menit atau kurang pada pria muda tetapi lebih lama pada pria yang lebih tua. Waktu diantara ereksi biasanya meningkat sesuai usia pria.
Penyebab Erectile Dysfunction (ED) / Disfungsi Ereksi

Penyebab Erectile Dysfunction (ED) / Disfungsi Ereksi


DEFINISI
Disfungsi Ereksi (impotensi)/ Erectile Dysfunction (ED) adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau menjaga ereksi tetap pada waktu penetrasi.



* Penyebabnya bisa karena gangguan yang mengurangi aliran darah atau kerusakan syaraf yang menuju penis, gangguan hormon, penggunaan obat-obatan tertentu, atau masalah psikologi.
* Pada kebanyakan pria, gairah seks (libido) juga menurun.
* Sebuah pemeriksaan fisik (termasuk pengukuran tekanan darah), tes darah, uji ereksi selama tidur, dan kadangkala ultrasonography dapat mengenali pemicu gangguan disfungsi ereksi.
* Obat-obatan, diberikan melalui mulut atau disuntikkan ke dalam penis, dapat membantu, begitu juga alat penekan dan vakum dan terapi psikologi.


Setiap pria adakalanya tidak bisa mencapai ereksi, adalah normal. Disfungsi ereksi terjadi ketika persoalan yang sering atau terus-menerus.

Disfungsi ereksi bisa ringan sampai parah. Seorang pria dengan disfungsi ereksi ringan kadangkala bisa mencapai ereksi penuh, namun lebih sering mencapai ereksi yang tidak cukup untuk penetrasi atau tidak ereksi sama sekali. Seorang pria dengan disfungsi ereksi parah jarang bisa mencapai ereksi. Disfungsi ereksi menjadi lebih sering terjadi seiring usia namun bukan bagian dari proses penuaan normal. Sekitar setengah dari pria berusia 65 tahun dan tiga perempat pria berusia 80 tahun mengalami disfungsi ereksi.


PENYEBAB
Untuk mencapai ereksi, penis membutuhkan peredaran darah masuk yang cukup, peredaran darah keluar yang melambat.dan fungsi yang tepat pada syaraf yang mengatur ke dan dari penis.

Gangguan yang mempersempit arteri dan mengurangi pemasukan darah (seperti atherosclerosis, diabetes, tekanan darah tinggi, dan tingkat kolesterol darah yang tinggi) atau operasi yang mempengaruhi pembuluh darah dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Juga, ketidaknormalan dalam pembuluh pada penis kadangkala bisa kembali mengalirkan darah ke dalam tubuh dengan cepat sehingga ereksi tidak bisa dipertahankan meskipun aliran darah tercukupi.

Kerusakan syaraf menuju atau dari penis dapat menghasilkan disfungsi ereksi. Kerusakan serupa dapat diakibatkan dari bagian panggul atau operasi perut (umumnya operasi prostat), terapi radiasi, penyakit tulang belakang, diabetes, multiple sclerosis, atau gangguan seputar syaraf.

Faktor resiko lainnya termasuk stroke, merokok, alkohol, dan obat-obatan. Obat-obatan umumnya menyebabkan disfungsi ereksi (umumnya pada pria yang lebih tua) termasuk antihipertensi, anti depresan. Beberapa sedatif, cimetidine, beberapa diuretik, antipsikotik, dan obat-obatan illicit. Adakalanya, gangguan hormon (seperti rendahnya tingkat testosterone) menyebabkan disfungsi ereksi. Demikian juga, faktor-faktor yang mengurangi tingkat energi seorang pria (seperti sakit, lelah, dan stress) dapat membuat kesulitan mencapai ereksi.<

Masalah psikologi yang dapat menyebabkan disfungsi seksual dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai ereksi. Hal psikologis menyebabkan lebih sering terjadi pada pria lebih muda. Setiap situasi stress yang baru, seperti berganti pasangan seks atau masalah dengan hubungan atau di tempat kerja, juga bisa memberi kontribusi.


GEJALA
Gairah seks (libido) seringkali menurun pada pria dengan disfungsi ereksi, meskipun beberapa pria mempertahankan libido secara normal. Tanpa memperhatikan perubahan libido, pria dengan disfungsi ereksi mempunyai kesulitan dalam berhubungan seks yang mana disebabkan penis yang ereksi tidak cukup keras, panjang atau bertambah untuk penetrasi atau karena ereksi tidak dapat terbentuk. Beberapa pria berhenti mengalami ereksi ketika tidur atau bangun. Yang lainnya bisa mencapai ereksi kuat kadangkala namun tidak bisa mencapai atau menjaga ereksi di lain waktu.

Pada saat tingkat hormon testosteron rendah, akibatnya lebih mungkin turunnya libido daripada disfungsi ereksi. Sebagai tambahan, tingkat testosteron yang rendah bisa menimbulkan pengeroposan tulang, kehilangan tenaga, dan kehilangan kepadatan otot.


DIAGNOSA
Untuk mendiagnosa penyebab disfungsi ereksi, dokter bertanya seputar penyakit dan kondisi yang bisa berperan serta dalam disfungsi ereksi dan obat-obatan yang digunakan. Pemeriksaan fisik umum, termasuk pemeriksaan organ kelamin dan prostat, dilakukan. Dokter bisa mengukur fungsi syaraf yang mensuplai kelamin. Mengukur tekanan darah pada kaki dan menghitung detak pada kaki dan tangan bisa mengungkap masalah pada pembuluh arteri.

Contoh darah bisa diambil untuk mengukur kadar testosteron. Beberapa tes darah dapat membantu mengenali penyakit yang mungkin menyebabkan disfungsi ereksi sementara atau tetap, seperti diabetes atau infeksi.

Jika masalahnya pada arteri atau pembuluh dicurigai, tes khusus dapat dilakukan. Contohnya, sebuah alat dapat digunakan di rumah untuk mengukur ereksi selama tidur (pada waktu terjadinya normal). Jika ereksi ada selama tidur, penyebabnya mungkin sekali psikologi, sebaliknya bila ereksi tidak ada selama tidur, penyebabnya mungkin sekali fisik. Ultrasonography juga bisa digunakan untuk mengukur aliran darah ke penis.

PENGOBATAN
Tindakan yang dapat membantu mencegah atau mengontrol memberi kontribusi disfungsi ereksi, seperti tekanan darah tinggi, atherosclerosis, dan diabetes, juga bisa membantu memperbaiki disfungsi ereksi, meskipun efeknya kemungkinan kecil. Contohnya, menurunkan berat badan, olahraga, dan berhenti merokok bisa membantu. Beberapa pria dan pasangannya dapat memilih untuk mengikuti semua pengobatan untuk disfungsi ereksi. Kontak fisik tanpa ereksi bisa memuaskan kebutuhan mereka untuk keintiman dan terpenuhi.

Kadangkala, berhenti menggunakan obat tertentu dapat meningkatkan ereksi. Beberapa obat tradisional untuk disfungsi ereksi tersedia, namun belum terbukti khasiatnya. Untuk pria yang memilih mengikuti pengobatan, ada banyak pilihan.

Pengobatan dengan obat : banyak obat-obatan digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Kebanyakan obat-obatan yang diberikan untuk mengobati disfungsi ereksi meningkatkan aliran darah ke penis. Kebanyakan obat-obatan ini diberikan melalui mulut, namun beberapa obat-obatan bisa dioleskan-dengan suntikan atau diselipkan ke dalam penis.

Sildenafil, vardenafil dan tadalafil dikenal sebagai penghalang phosphodiesterase. Ini adalah obat-obatan yang sering digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Efektif pada pria dengan disfungsi ereksi sekitar 60 sampai 75 %. Obat-obatan ini digunakan melalui mulut sekitar 1 hari sebelum aktifitas seks. Tadalafil efektif untuk sekitar satu hari, lebih lama dari sildenafil. Beberapa merek dagang bernama Viagra dan vardenafil, yang efektif untuk sekitar 4 sampai 6 jam. Obat-obatan ini efektif hanya pada waktu seorang pria bangkit hasrat seksnya. Efek samping dari penghalang phosphodiesterase termasuk sakit kepala, muka merah, hidung kaku, perut melilit, gangguan penglihatan.

Efek samping yang lebih serius, termasuk tekanan darah rendah yang berbahaya, dapat terjadi ketika penghalang phosphodiesterase diberikan dengan obat-obatan tertentu (seperti nitrogliserin atau amyl nitrit). Karena resiko ini. Pria seharusnya tidak menggunakan penghalang phosphodiesterase jika mereka menggunakan nitrogliserin. Jarang terjadi, pria pengguna obat-obatan ini mengalami kebutaan, meskipun bisa saja kebutaan tidak ada hubungannya dengan pemakaian obat. Penghalang phosphodiesterase dapat menyebabkan rasa sakit, ereksi lama, namun sangat jarang terjadi.

Obat-obatan oral lainnya yang telah digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi adalah phentolamine, yohimbine dan testosteron. Mereka memiuliki kegunaan yang terbatas dan dapat menimbulkan efek samping yang signifikan.

Obat-obatan suntik atau dimasukkan ke penis memperlebar arteri dan menambah aliran darah ke penis. Pria yang tidak bisa menggunakan obat-obatan melalui mulut kadangkala bisa diobati dengan obat ini. Sebuah contoh adalah alprostadil, dalam bentuk sebuah kaplet (supositoria), yang bisa dimasukkan ke dalam penis melalui saluran kencing. Hal ini dapat menyebabkan light-headedness, rasa terbakar pada penis, atau, adakalanya, ereksi yang menyakitkan dalam waktu lama (priapism). Karena efek samping serius ini adakalanya terjadi, seorang pria biasanya menggunakan dosis pertama di bawah pengawasan dokter di ruangan dokter.

Seorang pria juga bisa memancing ereksi dengan menyuntikkan obat-obatan (seperti alprostadil sendiri atau kombinasi dari alprostadil, papaverine, dan phentolamine) ke dalam batang penisnya. Suntikan adalah salah satu yang paling efektif untuk mencapai ereksi, menghasilkan ereksi 80 sampai 90% pria dengan disfungsi ereksi. Meskipun begitu, banyak pria enggan untuk menyuntik penisnya. Lagipula, suntikan ini kadangkala menyakitkan dan adakalanya menimbulkan priapism, dan suntikan berulang bisa menghasilkan luka pada jaringan.

Terapi pengganti testosteron dapat menolong pria yang menderita disfungsi ereksi yang disebabkan tidak normalnya kadar testosteron. Berbeda dengan obat-obatan lain, yang cara kerjanya meningkatkan aliran darah ke penis, testosteron bekerja memperbaiki kekurangan hormon. Testosteron bisa digunakan dalam berbagai bentuk, termasuk koyo, krim topical, dan suntikan. Efek samping bisa termasuk disfungsi hati, jumlah sel darah merah meningkat, dan meningkatkan resiko stroke. Pengganti testoteron sendiri jarang cukup untuk mengatasi disfungsi ereksi. Apakah testoteron meningkatkan resiko kanker prostate belum jelas, tetapi pria yang menggunakan testoteron seharusnya dimonitor secara seksama.

Penekanan (mengikat) dan alat vakum : disfungsi ereksi bisa seringkali dikendalikan dengan menggunakan alat penekan dengan atau tanpa alat vakum. Alat-alat ini memampukan seorang pria untuk menghindari efek samping yang diakibatkan terapi obat. Alat penekan di antara pengobatan disfungsi ereksi lainnya setidaknya tidak mahal. Alat ini (seperti pita dan cincin terbuat dari metal, karet, atau kulit) dipasang di pangkal penis untuk memperlambat aliran darah. Alat kesehatan ini dapat dibeli dengan resep dokter di apotik, namun versi murah (sering disebut cock ring) bisa dibeli ditoko-toko yang menjual perlengkapan seks.

Alat vakum (yang terdiri dari ruang berongga rapat untuk sumber isapan) dipasang melampaui penis, membuat segel. Penghisap mekanik dipasang ke ruang penarik darah ke dalam penis, menghasilkan ereksi. Beberapa alat vakum yang memiliki alat penekan yang diarahkan ke ujung penis. Jika tidak, alat penekan bisa dipakai terpisah. Operasi : ketika disfungsi ereksi tidak bereaksi kepada pengobatan lain, sebuah alat yang merangsang ereksi (prothesis) bisa ditanamkan lewat operasi pada penis.

Berbagai prostheses bisa dijumpai. Salah satu tipe terdiri dari sepasang tangkai kukuh, yang dimasukkan ke dalam masing-masing korpus cavernosa untuk membuat zakar keras secara permanen. Jenis protese lain adalah suatu balon yang dapat membesar yang dimasukkan ke dalam zakar. Sebelum berhubungan badan, laki-laki menggembungkan balon dengan pompa internal yang kecil. Operasi implantation penile protese memerlukan waktu menginap di rumah sakit sebentar dan penyembuhannya selama 6 minggu sebelum hubungan badan.

Terapi psikologi : beberapa jenis terapi psikologi (termasuk teknik modifikasi prilaku, seperti teknik fokus pada sensasi) dapat meningkatkan faktor mental dan emosional yang berperan terhadap disfungsi ereksi. Terapi psikologi bahkan bisa menolong pada waktu disfungsi ereksi mengalami penyebab fisik, karena faktor psikologi sering menjadi masalah.

Terapi khusus dipilih berdasarkan keadaan psikologis tertentu yang menyebabkan disfungsi ereksi pada pria. Contohnya, jika pria menderita depresi, psikoterapi dapat menolong disfungsi ereksi. Antidepresan dapat menolong disfungsi ereksi dengan menghilangkan depresi, tetapi antidepresan itu sendiri bisa mengurangi gairah seks dan menyebabkan disfungsi ereksi, jadi pengaruhnya sulit diprediksi. Terkadang psikoterapi dapat mengurangi ketertarikan berhubungan seks pada pria penderita disfungsi ereksi karena berbagai penyebab. Perkembangannya membutuhkan waktu yang lama, dan membutuhkan beberapa sesi. Seorang pria, dan pasangannya, harus memiliki motivasi yang tinggi supaya psikoterapinya bekerja.