Zapper elektromagnet vibrasi dapat menyembuhkan kanker dan tumor ?

Dalam teknik pengobatan masa depan getaran akan digunakan untuk menobati penyakit, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengatur sel-sel frekwensi getar yang optimal. Insinyur perangkat medis an penemu mereka percaya skenario seperti itu dapat digunakan untuk menghentikan kanker.

5 Tanaman Herbal untuk Obat Sakit Jantung Koroner

Senin, 10 Agustus 2015



Penyakit jantung koroner adalah suatu kondisi dimana jantung tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya karena otot jantung mengalami kerusakan akibat kekurangan oksigen. Kondisi ini terjadi akibat dari adanya penyempitan atau penyumbatan di dinding nadi koroner karena adanya endapan lemak dan kolesterol sehingga mengakibatkan suplaian darah ke jantung menjadi terganggu.

Menjalankan pola hidup sehat seperti berhenti merokok, menurunkan tekanan darah, mengurangi berat badan, menghindari makanan berlemak dan rajin melakukan olah raga bisa mencegah Anda dari penyakit jantung koroner.

Selain dengan manjalankan pola hidup yang sehat, penyakit jantung koroner juga bisa dicegah dan diatasi dengan menggunakan tanaman. Beberapa tanaman herbal berikut ini dipercaya bisa mencegah serangan penyakit jantung koroner.

1. Bawang Putih
Mengonsumsi bawang putin bisa bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, bersifat antibakteri, antikanker, dan antijamur. Antioksidan pada bawang putih penting untuk mencegah arteriosklerosis dan penyakit jantung dengan cara melawan oksidasi dari serum lemak. Selain itu, beberapa studi menunjukkan bawang putih membantu menurunkan LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik), memelihara aliran darah tetap lancar, menurunkan tekanan darah, mencegah serangan kanker, menurunkan gula darah, dan mengobati gangguan pencernaan.

2. Temu Giring
Berkhasiat menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung, membersihkan darah,meningkatkan sirkulasi darah, bersifat sebagai antiseptik, antelmintik (anticacing), dan sebagai bahan kosmetika.

3. Sambang Darah
Sambang darah berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung, menghentikan perdarahan, mengurangi tekanan darah tinggi, membunuh kuman, mengobati demam, kejang, serta menghentikan perdarahan setelah melahirkan dan keguguran.

4. Temu Putih
Tanaman temu putih memiliki khasiat sebagai antiasma, antilemak, penurun kolesterol, penambah nafsu makan, pelancar peredaran darah, tonikum, pengobat luka, penawar racun, serta antidiabetes.

5. Mahkota Dewa
Mahkota dewa bisa digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit berat seperti kanker, sakit jantung, diabetes, asam urat, tekanan darah tinggi dan penyakit ginjal (Harmanto, 2004).

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Tri Dewanti W, Siti Narsitoh Wulan dan Indira Nur C membahas tentang aktivitas antioksidan dan antibakteri produk kering, instan dan effervescent dari buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa), memberikan hasil yang signifikan terhadap kegunaan mahkota dewa sebagai antioksidan.

Antioksidan adalah suatu zat pencegah oksidasi dengan cara menstabilkan radikal bebas. LDL-C merupakan suatu kolesterol kurang stabil yang rentan proses oksidasi. Apabila LDL-C teroksidasi maka akan mencetuskan proses pembentukan aterosklerosis pada pembuluh darah sehingga penyakit jantung koroner akan terjadi. Mahkota dewa mengandung flavonoid yang dapat bertindak sebagai antioksidan dan dapat mencegah penyakit jantung koroner.
(Dari berbagai sumber)

Sakit maag



Penyakit maag adalah penyakit yang ditimbulkan oleh kelebihan asam yang diproduksi oleh lambung dan dapat menyebabkan iritasi di selaput lendir lambung dalam kondisi normal asam lambung diperlukan untuk membantu pencernaan dalam mengolah makanan yang kita makan. Namun asam lambung dapat diproduksi lebih banyak dikarenakan : stress dan makanan yang dapat merangsang asam lambung. Selain itu sakit maag dapat disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylory yang dapat mengiritasi dinding lambung sehingga menimbulkan peradangan dan luka (ulkus).

Gejala
  • Sakit saat buang air besar
  • Mual dan muntah
  • Sering merasa lapar
  • Perut kembung
  • Nyeri perut
  • Sakit kepala
  • Jantung berdebar

Makanan penyebab Asam Lambung meningkat

Coklat, minuman bersoda, makanan yang digoreng, minuman beralkohol, produk olahan susu yang berlemak tinggi, lemak, kafein, pedas, makanan mengandung kimia buatan seperti pengawet, pewarna dan perasa.

Pencegahan


Hindari makanan yang dapat meningkatkan kadar Asam Lambung
Hindari stress, makan teratur dan secukupnya tidak berlebihan.

Kandungan Gizi dan Khasiat Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.)

Biji ketumbar mengandung berbagai macam mineral. Mineral utama yang terkandung pada biji ketumbar adalah kalsium, phospor, magnesium, dan besi. Kalsium selain berperan sebagai mineral tulang, juga berperan menjaga tekanan darah agar tetap normal. Mineral phospor berperan dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang. Selain itu, phospor juga berperan dalam menjaga keseimbangan asam dan basa tubuh. Magnesium merupakan mineral yang berperan dalam metabolisme kalsium dan potasium, serta membantu kerja enzim dalam metabolisme energi. Potasium membantu keseimbangan cairan elektrolit dalam tubuh. Besi merupakan mineral yang dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah, hemoglobin, dan mioglobin otot (Fauci et al., 2008; Astawan, 2009).



Biji ketumbar juga banyak mengandung vitamin. Vitamin yang terkandung dalam biji ketumbar adalah vitamin C yang dapat berberan sebagai antioksidan. Antioksidan berperan dalam mencegah dan mengurangi bahaya yang ditimbulkan radikal bebas. Radikal bebas adalah suatu senyawa yang dapat mengganggu metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan (Wangensteen et al., 2004). Niasin adalah salah satu jenis vitamin B yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh, terutama metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak menjadi bentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Kandungan vitamin dan mineral yang dimiliki biji ketumbar ini sangat berkhasiat sebagai stimulan atau membantu meningkatkan kesegaran tubuh (Astawan, 2009). 


Kandungan Gizi Ketumbar
Kadar minyak esensial yang terkandung pada biji ketumbar sebanyak 0,5-1% mampu menjadi antimikroba atau antibakteri, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit (Isao et al., 2004). Minyak esensial (atsiri) yang dikandungnya berkhasiat sebagai stimulan, penguat organ pencernaan, merangsang enzim pencernaan, dan peningkatan fungsi hati, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan (Hernandez et al., 2004). 


Chithra dan Leelamma (1997) memaparkan, bahwa penambahan biji ketumbar pada makanan dapat menurunkan produk peroksida lipid dan kolesterol darah. Komponen aktif pada ketumbar adalah linalool yang berjumlah sekitar 60-70% total minyak esensial dengan komponen pendukung yang lainnya adalah geraniol (1,6-2,6%), geranil asetat (2-3%), kamfor (2-4%), dan mengandung senyawa golongan hidrokarbon berjumlah sekitar 20% (a-pinen, b-pinen, dipenten, p-simen, a-terpinen, g-terpinen, terpinolen dan fellandren) (Lawrence dan Reynolds, 1988; Guenther, 1990). Komponen-komponen tersebutlah yang menyebabkan biji ketumbar memiliki reputasi sebagai bumbu atau rempah biji tanaman yang bernilai medis (Chithra dan Leelamma, 1997; Isao et al., 2004; Hadipoentyani dan Wahyuni, 2004; Astawan, 2009).

Kanker Pada Wanita Usia Produktif




Jenis kanker tertentu banyak ditemukan pada usia wanita tertentu. Kanker yang sering didapatkan pada wanita usia reproduktif adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Berdasarkan data dari National Cancer Institute di Amerika Serikat, kemungkinan seorang wanita mendapatkan kanker payudara adalah sebagai berikut : antara usia 30-39 tahun : 0.43 % (1 di antara 233 wanita), antara usia 40-49 tahun : 1,44 % (1 di antara 69 wanita), antara usia 50-59 tahun : 2,63 % (1 di antara 38 wanita), antara usia 60-69 tahun : 3,65 % ( 1 di antara 27 wanita). Pada wanita, kanker leher rahim merupakan urutan kedua tersering setelah kanker payudara. Kanker leher rahim terbanyak ditemukan pada wanita usia 47 tahun. Kira-kira 47 % penderita kanker leher rahim berusia kurang dari 35 tahun dan kira-kira 10 % kasus berusia di atas 65 tahun. Kanker payudara Penyebab pasti terjadinya kanker payudara belum diketahui. Beberapa faktor risiko yang meningkatkan terjadinya kanker payudara adalah : bertambahnya usia, riwayat kanker pada satu payudara, keluarga (ibu, saudara kandung atau anak wanita) dengan kanker payudara, perubahan sel abnomal di payudara (hiperplasia atipikal, karsinoma lobuler in situ), mutasi gen BRCA1 dan BRCA2, menstruasi pertama di bawah usia 12 tahun, usia lanjut pada waktu melahirkan anak pertama, menopause setelah usia 55 tahun, tidak mempunyai anak, pengobatan hormonal untuk menopause, ras kulit putih, pengobatan radiasi pada daerah dada, peningkatan kepadatan jaringan payudara, obesitas setelah menopause, kurangnya aktivitas fisik dan konsumsi alkohol. Pemeriksaan penapisan sebelum terdapat gejala klinis merupakan hal yang penting untuk menemukan kanker payudara pada stadium dini. Pemeriksaan penapisan terdiri dari : pemeriksaan payudara sendiri dan oleh petugas medis serta mamografi (gambaran radiologis payudara). Mamografi direkomendasikan 1-2 tahun sekali pada wanita usia 40 tahun/lebih, atau pada wanita di bawah usia 40 tahun dengan faktor risiko. Kanker payudara dapat memberikan gejala klinik : benjolan di payudara, daerah sekitar payudara atau ketiak, perubahan ukuran atau bentuk pada payudara, puting payudara nyeri/tertarik ke dalam, pembengkakan kulit berwarna merah pada payudara (seperti kulit jeruk), adanya cairan dari puting payudara. Apabila didapatkan gejal-gejala tersebut, perlu dilakukan pemeriksaan biopsi untuk mengambil jaringan payudara. Jaringan tersebut diperiksa di bawah mikroskop untuk menentukan jenis sel payudara, apakah sel jinak atau kanker Pengobatan kanker payudara tergantung stadium penyakit ( stadium 0 - IV) , dapat berupa operasi, radiasi, kemoterapi, terapi hormon dan terapi biologis dengan antibodi. Kanker serviks (leher rahim) Kanker ini biasanya tumbuh dengan lambat, dapat ditemukan pada pemeriksaan rutin Pap smear. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker leher rahim adalah : infeksi virus human papiloma (HPV), tidak dilakukannya Pap smear secara teratur, gangguan sistem imun, usia di atas 40 tahun, banyaknya partner seksual, merokok, penggunaan pil KB selama 5 tahun atau lebih, dan melahirkan banyak anak. Pemeriksaan penyaring untuk mendeteksi kanker leher rahim adalah pemeriksaan Pap smear. Pap smear dilakukan dengan mengambil contoh sel leher rahim dan menghapusnya di kaca slide. Pap smear direkomendasikan pada : setelah 3 tahun sejak dimulainya hubungan seksual atau pada usia 21 tahun, minimal 1 kali setiap 3 tahun. Agar dapat mendeteksi sel dengan baik, dianjurkan untuk tidak melakukan bilas vagina, hubungan seksual, obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina 48 jam sebelum pemeriksaan. Pap smear dilakukan 10-20 hari setelah hari pertama menstruasi. Saat ini telah tersedia vaksin terhadap virus human papiloma untuk wanita usia 13-26 tahun sebagai pencegahan kanker leher rahim. Vaksin ini diberikan sebanyak 3 kali suntikan dalam waktu 6 bulan. Pada keadaan prekanker dan kanker leher rahim stadium dini pada umumnya tidak menyebabkan sakit atau gejala lain. Pada kanker yang lanjut, dapat terjadi gejala perdarahan abnormal dari vagina, bertambahnya cairan dari vagina, nyeri pada panggul dan saat hubungan seksual. Pilihan pengobatan tergantung pada ukuran tumor dan apakah kanker sudah menyebar Pada wanita usia subur, pilihan pengobatan juga bergantung apakah masih diinginkan kehamilan sesudah pengobatan. Pengobatan kanker leher rahim dapat berupa operasi, radiasi atau kemoterapi, radioterapi dan kemoterapi atau kombinasi ketiga pengobatan tersebut. Complementary and alternative medicine (CAM)( pengobatan komplementer dan alternatif) CAM adalah kelompok sistem dan praktek kesehatan dan produk-produk yang tidak termasuk bagian dari kedokteran konvensional. Pengobatan komplementari digunakan bersama dengan pengobatan konvensional. Pengobatan alternatif digunakan sebagai pengganti pengobatan konvensional. CAM dapat digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan efek samping radioterapi, kemoterapi bila diberikan sebelum, selama dan sesudah terapi. CAM dapat mengurangi efek samping kerontokan rambut, mual dan muntah, sariawan, nyeri menelan, hilangnya nafsu makan dan kesulitan tidur. Penderita kanker yang ingin menggunakan CAM, sebaiknya mendiskusikan hal tersebut dengan dokter yang merawat.

Bahan Alami Mencegah Penyakit Maag





Penyakit Maag adalah penyakit yang ditimbulkan oleh kelebihan asam di dalam lambung yang menyebabkan iritasi / luka di selaput lendir lambung. Asam di dalam lambung diperlukan untuk membantu mengolah dan mencerna makanan yang kita makan. Tetapi apabila produksi asam di lambung terlalu berlebih hal tersebut menyebabkan penyakit maag.

Penyakit maag dapat disebabkan pola hidup kita tidak sehat dan tidak teratur seperti makan tidak teratur, makanan yang terlalu pedas dan berminyak, merokok, minuman kopi/alkohol, bahkan stres menjadi salah satu faktor penyebab maag.

Ada beberapa bahan alami/herbal yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit maag. Selain mendapatkan bahan yang alami juga terbebas dari bahan kimia yang dapat menambah munculnya penyakit baru yang disebabkan oleh penggunaan bahan kimia. Berikut ini Tips Kesehatan Obat Penyakit Maag Secara Alami.

1. Kunyit

Kunyit untuk obat maag, termasuk obat alami yang paling dikenal masyarakat untuk mengobati penyakit maag. kurkumin dan kurkuminoid (bahan aktif dari kunyit) serta minyak atsiri terbukti memiliki efek antioksidan, antibakteri, antiradang, dan antikanker sehingga baik dikonsumsi sebagai obat maag dan untuk kesehatan lainnya.

2. Ketumbar

Kunyit (Coriandrum sativum) pada pengobatan maag berkhasiat menyembuhkan radang lambung,gangguan pencernaan dan dapat dimanfaatkan sebagai peluruh kentut, mencegah mual dan pusing. Dan sudah terdapat dalam produk kami Tiga Puspa yaitu Metama.

3. Lidah buaya

Kandungan aloin, aloin-emodin, resin, tanin dan polisakarida pada lidah buaya baik untuk mengobati sakit maag. Zat aktif lain diidentifikasi sebagai Aloctin A dan Aloctin B. Aloctin A menghambat sekresi asam lambung dan pepsin jika diberikan secara intra vena pada tikus. Kandungan yang berkhasiat lain adalah Aloin dan Antrakinon yang dapat meningkatkan produksi prostaglandin. Selain itu, lidah buaya mempunyai khasiat antiinflamasi. Gel lidah buaya mengandung bradykinase, yaitu suatu enzim pemecah sumber inflamasi, bradykinin.

Itulah beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit maag. penyakit maag dapat dicegah dengan pola hidup hidup teratur dan makanan yang sehat dan hindari stres, semoga bermanfaat.

Peran Obat Herbal Dalam Penanganan Kanker






Timbulnya penyakit tumor/kanker disebabkan adanya ketidakseimbangan antara faktor penghambat tumor dan faktor induksi tumor, demikian juga berbagai penyakit lain, dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan fisiologi tubuh seperti proses metabolisme, daya tahan tubuh, dsb. Obat herbal mengembalikan keadaan tidak seimbang ini, melalui normalisasi fungsi tubuh (daya adaptogen), meningkatkan daya tahan tubuh dan untuk kanker dapat menghambat pertumbuhan sel kanker di samping menyeimbangkan faktor pencetus/induksi tumor/kanker dan penghambat tumor. Antaraksi khemobiodinamik antara tubuh dan obat merupakan faktor utama di dalam kerja obat, termasuk obat herbal. Aspek Keamanan Lebih jauh Prof. Andreanus menerangkan "Obat herbal yang berasal dari bahan alam (tumbuhan) dan obat tradisional yang telah digunakan manfaatnya secara turun temurun dan lama maka dapat dikatakan cukup aman. Bilamana dalam penggunaan secara tradisionalnya kurang aman maka akan dinyatakan dalam catatan penggunaan bahan tersebut secara tradisional berbahaya. Walau demikian ada atau belum ada data percobaan keamanannya maka dalam penggunaan obat herbal (juga obat lain) perlu pengamatan "tanggapan tubuh" pada saat atau setelah atau selama penggunaannya. Manfaat penyembuhan dengan obat herbal selain diperoleh dari data tradisional yang turun temurun, data pustaka/hasil penelitian bahan herbal tsb, juga perlu dilengkapi dengan penelitian praklinis atau klinis sebagai pembuktian efeknya. Misalnya penelitian aktivitas bahan ini secara in vitro (di luar tubuh mahluk hidup utuh) terhadap sel kanker, apakah berefek menghambat perkembangan sel kanker tersebut atau tidak. Efektifitas obat herbal dapat dikaji dari data penelitian praklinis atau klinis. Kemampuannya menghambat sel kanker (dalam hal ini sel kanker rahim) secara in vitro, apakah efektif atau tidak. Obat Herbal didampingkan dengan Obat Kimia Seperti telah dijelaskan di atas, obat herbal berasal dari alam, dalam hal ini tumbuhan yang berisi berbagai senyawa kimia, berbeda dengan obat kimia yang murni yang asalnya bisa dari bahan alam (isolat) atau sintesa. Cara kerjanya pun berbeda. Obat kimia umumnya dapat bekerja lebih cepat memberikan efek dibandingkan obat herbal. Hal ini yang harus dijadikan pertimbangan penggunaan obat herbal dan obat kimia dalam satu kasus. Apabila akan dilakukan pemberian obat herbal disamping obat kimia, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam waktu bersamaan (dicampur) tetapi diberikan selang waktu tertentu, misalnya selang 2 jam. Upaya demikian, disebut penggunaan komplementer obat herbal dan untuk menghindari terjadinya antaraksi obat yang tidak dikehendaki. Tetapi tetap perlu pertimbangan dan pengamatan terhadap "tanggapan tubuh" pada perlakuan tersebut. Karena pendekatan aktivitas obat herbal dapat memulihkan atau menormalisasi fungsi tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Cara komplementer seperti ini, kadang kala dapat memberikan manfaat pada penyembuhan dan penekanan efek yang tidak diinginkan dari penggunaan obat kimia pada kasus tertentu, khemoterapi misalnya. Selaku peneliti Obat Herbal Ling Shen Yao di Departemen Farmasi ITB, Prof. Andreanus menjelaskan, "Sediaan tablet Ling Shen Yao sejak 2005 telah dimasukan ke dalam produk Obat Herbal Terstandar oleh BPOM RI, artinya, mutu, efikasi dan kemanannya secara praklinis (uji pada hewan) telah terbukti atau memenuhi syarat". "Efektivitas Ling Shen Yao berdasarkan penelitian praklinis terbukti mampu menghambat perkembangan sel kanker (sel kanker ovarium dan payudara). secara in vitro dan mempunyai efek peningkatan daya tahan tubuh atau imunostimulasi khususnya imun non spesifik (kemampuan fagositosis/menelan sel asing secara tidak spesifik)", tambahnya. Keamanannya pada pemberian dosis tunggal sampai dosis yang setara dengan 205x dosis pemakaian pada manusia dewasa (70 kg) yaitu 15 g/kg bobot mencit secara oral tidak menunjukkan adanya kematian mencit. Ini berarti Dosis Kematian 50% (DL50) yang merupakan kriteria keamanan bahan adalah di atas 15 g/kg bobot mencit, dikategorikan sebagai "praktis" tidak "toksik". Kedua data penelitian ini tentunya telah dikaji oleh BPOM RI, di dalam penentuan golongan obat dan ijin beredarnya.

Sumber: Prof. Dr. Andreanus A. Soemardji, Apt., DEA

Tumor






Mendengar kata tumor untuk kebanyakan orang adalah sebuah penyakit yang mengerikan. Tumor sendiri adalah kondisi dimana sel tubuh berperilaku tidak wajar sehingga menimbulkan benjolan pada sebuah organ. Sel dalam tubuh membelah dan tumbuh secara berlebihan dan akhirnya menghasilkan sebuah benjolan. Dapat dikatakan, pengertian mudahnya, sesuatu yang secara tidak wajar membuat benjolan di tubuh Anda dapat dikategorikan tumor. Terjadi sebuah kesalahan dalam sel baru yang seharusnya menggantikan sel lama yang sudah tidak terpakai, tetapi karena tidak seimbang akhirnya menghasilkan benjolan yang disebut tumor.

Apakah tumor berbahaya? Dalam kategori jinak, tumor tidak menganggu aktifitas organ dan sel lain, dan keberadaannya dapat diangkat dengan mudah. Namun ketika sel-sel tersebut tidak sekedar tumbuh, namum menganggu aktifitas sel lainnya, ini disebut tumor ganas dan masuk dalam fase kanker.

Tumor dalam kategori jinak biasanya tidak memerlukan tindakan aktif untuk mengatasinya, namun perlu diketahui, terkadang sel dapat bermutasi sehingga akhirnya menjadi ganas dan menyerang. Ada baiknya jika kita menyadari adanya tumor di tubuh kita walau pun tidak dirasakan sakit atau pun sebuah gangguan, ada baiknya Ada mengkonsultasikan pada dokter Anda.

Tumor tumbuh tidak tanpa sebab. Yang paling pertama adalah tumor karena faktor keturunan. Ketika ada seorang anak yang memiliki riwayat tumor pada orang tuanya, maka dirinya akan lebih mudah terkena tumor. Ada baiknya, orang yang beresiko terkena tumor harus bisa menjaga pola hidup seimbang, dan menghindari faktor asupan berbau racun yang dapat memicu mutasi sel menjadi tidak wajar. Rokok dan alkohol adalah faktor pemicu utama dari sisi asupan. Selain itu, Anda wajib menjaga pola hidup dengan memerhatikan keseimbangan lemak, kolesterol, protein, dan lain sebagainya. Hal ini untuk menjaga sel tubuh bergerak tetap dalam sistematisnya.

Perlu digarisbawahi bahwa tumor ganas dapat mengancam Anda kapan saja, walau kategorinya berawal dari tumor jinak. Acap kali mereka yang mengalami tumor jinak tidak terlalu mempedulikannya, akibatnya tumor berubah menjadi sel kanker yang mematikan. Dan biasanya kondisi ini terdeteksi ketika tumor sudah menganas karena si penderita tidak memperdulikan segala macam gangguan dalam tubuhnya